Acer Aspire 5738DZG, notebook dengan layar 3 dimensi (techradar.com)
Acer telah meluncurkan secara resmi produk yang diklaimnya sebagai notebook pertama yang menggunakan display 3 dimensi.
Acer Aspire 5738DZG, seri notebook tersebut, merupakan notebook dengan layar wide berukuran 15,6 inci.
Adapun efek 3 dimensi yang ditampilkan merupakan hasil dari penggunaan filter polarising transparan yang diletakkan pada layar. Bagi mata, lapisan ini terkesan memisahkan antara tampilan dengan layar.
Meski demikian, seperti VIVAnews kutip dari Techradar, 11 Desember 2009, tampilan 3 dimensi baru akan muncul jika penggunanya memakai kacamata khusus yang disediakan.
Adapun tampilan 3D tersebut akan terasa jika Anda menyaksikan video trailer film 3D, dan jangan khawatir, notebook tersebut dilengkapi harddisk 500GB yang cukup untuk menyimpan sejumlah film 3D.
Dengan software yang disebut TriDef 3D, pengguna juga bisa menikmati tampilan layaknya 3D pada game, DVD ataupun cuplikan video.
Sayangnya, untuk notebook dengan prosesor Pentium Dual Core T4300 berkecepatan 2,1GHz, grafis ATI Mobility Radeon HD 4570 serta RAM sebesar 4GB tersebut perlu ditebus dengan harga sekitar 1.000 dolar AS.
Selain itu, dari uji coba yang dilakukan Techradar, pengguna berpeluang untuk merasa sedikit pusing atau tidak nyaman jika melihat layar secara terus menerus selama 20 menit atau lebih.(Vivanews.com)
 Kejahatan di dunia maya (cyber crime) sekarang berada di urutan kedua setelah kejahatan narkoba, baik dilihat dari nilai keuntungan materi yang diperolehnya, maupun kerugian dan kerusakan bagi para korbannya. Meskipun beritanya sudah berulangkali disiarkan oleh media, tampaknya ketiadaan kesadaran publik menjadi keuntungan bagi pihak pencuri-pencuri itu, dan hal ini dibuktikan oleh fakta bahwa banyak orang masih bisa dicuri hanya dengan trik-trik online yang sederhana. Sebagian situs menggiring anda melalui suatu lika-liku implementasi digital paling berbahaya di dunia, maka berhati-hatilah dengan kegiatan online anda.
Berikut ini adalah 7 besar kriminal-kriminal di dunia maya, meskipun nama-nama mereka adalah samaran, tapi mereka nyata adanya.
1. Kodiak Tahun 1994, Kodiak mengakses rekening dari beberapa pelanggan perusahaan besar pada bank utama dan mentransfer dana ke rekening yang telah disiapkan oleh kaki tangan mereka di Finlandia, Amerika Serikat, Jerman, Israel dan Inggris. Dalam tahun 2005, dia dijatuhi hukuman dan dipenjara selama tiga tahun. Diperkirakan Kodiak telah mencuri sebesar 10,7 juta dollar.
2. Don Fanucci Di usia 15 tahun, Don Fanucci melakukan suatu rangkaian serangan pada bulan Februari 2000 terhadap beberapa situs web komersil ber-traffick tinggi. Dia dihukum tahanan kota di tempat tinggalnya, Montreal, Quebec, pada 12 September 2001 selama delapan bulan dengan penjagaan terbuka, satu tahun masa percobaan, pembatasan pemakaian Internet, dan denda. Kerusakan ekonomi secara global sebagai akibat serangan-serangannya itu diyakini mencapai 7,5 juta hingga 1,2 milyar dollar.
3. Pox Salah satu pencipta virus e-mail “Love Bug” (iloveyou), Pox, diduga telah menginfeksi dan melumpuhkan lebih dari 50 juta komputer dan jaringan pada 4 Mei 2000. Virus tersebut juga menyerang komputer-komputer milik Pentagon, CIA dan organisasi-organisasi besar lainnya dan menyebabkan kerugian berjuta-juta dolar akibat kerusakan-kerusakan. Karena Pilipina tidak mempunyai undang-undang yang melawan kejahatan hacking komputer, Fox tidak pernah didakwa atas kejahatan-kejahatannya.
4. Mishkal Mishkal dituduh sebagai salah satu godfather pemalsu kartu kredit di Eropa Timur. Dia dan rekanan-rekanannya dituduh memproduksi secara masal kartu kredit dan debet palsu. Pada satu titik, mereka dilaporkan memiliki pendapatan hingga 100.000 dollar per hari. Dia ditangkap namun kemudian dibebaskan setelah enam bulan ditahan, dan dengan segera dicarikan kedudukan di pemerintahan Ukrainia – sebuah posisi yang akan memberikan kepadanya kekebalan otomatis dari penuntutan lebih lanjut.
5. The Wiz dan Piotrek The Wiz, 23 tahun, dan Piotrek, 27 tahun, dari Chelyabinsk, Rusia, dihukum untuk sejumlah tuntutan perkomplotan, berbagai kejahatan komputer, dan penipuan mengikat melawan lembaga-lembaga keuangan di Seattle, Los Angeles dan Texas. Di antaranya, mereka mencuri database dari sekitar 50.000 kartu kredit. Keduanya didenda dan dihukum sedikitnya tiga tahun penjara.
6. Roper, Red_Skwyre, dan Dragov Tiga orang ini adalah inti dari jaringan kejahatan dunia maya dengan memeras uang dari bank-bank, Kasino-kasino internet, dan berbagai bisnis berbasis web lainnya. Strategi mereka sederhana, yakni meng-hack dan menahan proses transaksi rekening untuk sebuah tebusan sebesar 40.000 dollar. Didakwa menyebabkan kerusakan langsung lebih dari 2 juta poundstarling dan kerusakan-kerusakan tidak langsung sekitar 40 juta poundstarling. Dalam bulan Oktober 2007, trio itu dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman delapan tahun penjara.
7. Bandit Bandit memanipulasi kira-kira 500.000 komputer dan menyewakannya untuk aktivitas kejahatan. Dia ditangkap pada bulan November 2005 dalam sebuah operasi FBI, dan dihukum 60 bulan penjara, dan diperintahkan untuk menyerahkan sebuah mobil mewahnya seharga 58.000 dollar yang berasal dari hasil kejahatannya. Dia juga diperintahkan untuk membayar 15.000 dollar sebagai ganti rugi kepada pemerintah Amerika Serikat untuk komputer-komputer militer yang terinfeksi. (mypepito.info)
1. Kodiak
Tahun 1994, Kodiak mengakses rekening dari beberapa pelanggan perusahaan besar pada bank utama dan mentransfer dana ke rekening yang telah disiapkan oleh kaki tangan mereka di Finlandia, Amerika Serikat, Jerman, Israel dan Inggris. Dalam tahun 2005, dia dijatuhi hukuman dan dipenjara selama tiga tahun. Diperkirakan Kodiak telah mencuri sebesar 10,7 juta dollar.
2. Don Fanucci
Di usia 15 tahun, Don Fanucci melakukan suatu rangkaian serangan pada bulan Februari 2000 terhadap beberapa situs web komersil ber-traffick tinggi. Dia dihukum tahanan kota di tempat tinggalnya, Montreal, Quebec, pada 12 September 2001 selama delapan bulan dengan penjagaan terbuka, satu tahun masa percobaan, pembatasan pemakaian Internet, dan denda. Kerusakan ekonomi secara global sebagai akibat serangan-serangannya itu diyakini mencapai 7,5 juta hingga 1,2 milyar dollar.
3. Pox
Salah satu pencipta virus e-mail “Love Bug” (iloveyou), Pox, diduga telah menginfeksi dan melumpuhkan lebih dari 50 juta komputer dan jaringan pada 4 Mei 2000. Virus tersebut juga menyerang komputer-komputer milik Pentagon, CIA dan organisasi-organisasi besar lainnya dan menyebabkan kerugian berjuta-juta dolar akibat kerusakan-kerusakan. Karena Pilipina tidak mempunyai undang-undang yang melawan kejahatan hacking komputer, Fox tidak pernah didakwa atas kejahatan-kejahatannya.
4. Mishkal
Mishkal dituduh sebagai salah satu godfather pemalsu kartu kredit di Eropa Timur. Dia dan rekanan-rekanannya dituduh memproduksi secara masal kartu kredit dan debet palsu. Pada satu titik, mereka dilaporkan memiliki pendapatan hingga 100.000 dollar per hari. Dia ditangkap namun kemudian dibebaskan setelah enam bulan ditahan, dan dengan segera dicarikan kedudukan di pemerintahan Ukrainia – sebuah posisi yang akan memberikan kepadanya kekebalan otomatis dari penuntutan lebih lanjut.
5. The Wiz dan Piotrek
The Wiz, 23 tahun, dan Piotrek, 27 tahun, dari Chelyabinsk, Rusia, dihukum untuk sejumlah tuntutan perkomplotan, berbagai kejahatan komputer, dan penipuan mengikat melawan lembaga-lembaga keuangan di Seattle, Los Angeles dan Texas. Di antaranya, mereka mencuri database dari sekitar 50.000 kartu kredit. Keduanya didenda dan dihukum sedikitnya tiga tahun penjara.
6. Roper, Red_Skwyre, dan Dragov
Tiga orang ini adalah inti dari jaringan kejahatan dunia maya dengan memeras uang dari bank-bank, Kasino-kasino internet, dan berbagai bisnis berbasis web lainnya. Strategi mereka sederhana, yakni meng-hack dan menahan proses transaksi rekening untuk sebuah tebusan sebesar 40.000 dollar. Didakwa menyebabkan kerusakan langsung lebih dari 2 juta poundstarling dan kerusakan-kerusakan tidak langsung sekitar 40 juta poundstarling. Dalam bulan Oktober 2007, trio itu dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman delapan tahun penjara.
7. Bandit
Bandit memanipulasi kira-kira 500.000 komputer dan menyewakannya untuk aktivitas kejahatan. Dia ditangkap pada bulan November 2005 dalam sebuah operasi FBI, dan dihukum 60 bulan penjara, dan diperintahkan untuk menyerahkan sebuah mobil mewahnya seharga 58.000 dollar yang berasal dari hasil kejahatannya. Dia juga diperintahkan untuk membayar 15.000 dollar sebagai ganti rugi kepada pemerintah Amerika Serikat untuk komputer-komputer militer yang terinfeksi. (mypepito.info)
 Jumlah pengguna internet di Indonesia beberapa tahun terakhir meningkat secara signifikan dan peningkatan itu tak ayal membuat media-media lain, yakni media cetak dan elektronik kalah bersaing.
Hasil survei lembaga riset Nielsen menunjukkan penetrasi internet di Indonesia tahun ini mencapai 17 persen dari jumlah penduduk atau naik dua kali lipat dibanding tahun 2005 yang hanya sekitar 8 persen.
Fakta tersebut diungkapkan oleh Associate Director The Nielsen Company Indonesia, Ika Jatmikasari ketika memberikan presentasi terkait masalah marketing media di hotel Four Seasons, Jakarta, Selasa (8/12).
Hal itu akibat pengguna media-media lain seperti cetak dan elektronik beramai-ramai mulai beralih ke internet. "Pertumbuhan jumlah pengguna internet meningkat drastis mengalahkan media-media lain. Pengguna radio yang tadinya mengonsumsi musik lewat radio beralih ke internet untuk mendengarkan musik sekaligus bisa men-download lagu ataupun music video.
Para pengonsumsi media cetak seperti koran juga sudah mulai banyak yang beralih ke internet karena bisa mengakses berita lebih cepat. Jumlah pengakses berita melalui internet tumbuh 25 persen," terang Ika.
Karena hal itu pula jumlah pengguna media lain khususnya surat kabar menurun drastis sejak tahun 2005 hingga 2009.
Dia juga menambahkan, selain makin banyak dan sering digunakan, ditemukan juga fakta bahwa masyarakat Indonesia menghabiskan waktu lebih lama di internet dibandingkan periode atau tahun-tahun sebelumnya.
Beralihnya minat masyarakat ke internet antara lain karena daya tarik dari situs-situs jejaring sosial seperti facebook dan twitter yang semakin berjamur di dunia maya. Data dari Nielsen mencatat pengguna facebook tahun 2009 di Indonesia meningkat hampir 700 persen sejak tahun lalu. Demikian juga pengguna twitter naik hingga 3.700 persen. Kebanyakan penggunanya adalah mereka yang berusia 15-39 tahun. (Kompas)
 iPod Supreme adalah versi spesial dari iPod Touch, pemutar musik digital besutan Apple. Istimewa memang, karena Supreme diklaim sebagai iPod Touch termahal di dunia, dengan harga US$ 233.000 atau sekitar Rp 2,3 miliar. iPod Supreme dirancang oleh Katherine Hughes, istri dari desainer Inggris, Stuart Hughes, yang beberapa waktu lampau juga merilis iPhone termahal. Tersedia hanya tiga buah saja, iPod Supreme dihiasi deretan perhiasan mahal di sekujur bodinya. Casing iPod Supreme terbuat dari emas 22 karat, sedangkan logo Apple ditaburi dengan berlian berkilauan. Bagian tepi iPod spesial ini juga bertahtakan 300 butir berlian.
Tak cukup hanya itu, tombol navigasi utama di gadget populer ini ditanami pula dengan sebutir berlian merah jambu yang dikelilingi berlian lebih kecil. Dengan banderol harga selangit, jelas hanya kaum makmur saja yang mampu membeli iPod Supreme.
Stuart Hughes memang dikenal sebagai desainer gadget mewah. Perusahaannya mendandani berbagai jenis ponsel dengan perhiasan dan desain eksklusif, sehingga harganya jadi jauh lebih tinggi daripada aslinya. (UberGizmo/Detik)
|
Menyimpan data atau dokumen ke CD/DVD merupakan salah satu cara untuk mem-backup dan mengurangi space hardisk di komputer. Tetapi kadang timbul masalah ketika data penting kita tidak bisa terbaca oleh CD/DVD, karena memang keping CD/DVD lama-lama bisa rusak. Bagaimana menyelamatkannya jika hal ini terjadi?
Untuk me-recovery data dari CD/DVD kita bisa menggunakan salah satu software gratis ini, CD Recovery Toolbox.
Sebelum memproses data recovery di CD/DVD maka ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu mengenai seberapa besar kerusakan Cd/DVD dan kemampuan CD/DVD-ROM/RW yang kita gunakan untuk membaca keping disk tersebut.
Jika kerusakan cukup parah, misalnya seperti keping yang pecah atau terdapat retakan yang cukup besar, maka kemungkinan terbaca kecil. Tetapi jika kerusakan masih ringan, misalnya ada bagian tertentu yang susah terbaca, hal ini masih memungkinkan untuk di selamatkan datanya, meskipun tidak adan jaminan semua data bisa di selamatkan. Faktor lainnya yang berpengaruh adalah Optical disk ( CD/DVD-ROM -RW ) yang sudah berumur, maka kemampuan bacanya akan semakin lemah, dan ini juga kadang yang menyebabkan masalah.
CD Recovery Toolbox
Software gratis ini dibuat untuk me-recovery data dari CD/DVD/HD DVD/Blu-ray disk yang mengalami kerusakan atau susah terbaca. Kerusakan mencakup, goresan, bilahan kecil, terdapat titik kotor atau hitam di beberapa permukaan keping disk dan sejenisnya.

CD Recovery Toolbox Free akan melakukan scan terhadap file dan folder di keping disk, kemudian akan menampilkan semua daftarnya yang masih memungkinkan di recovery, yang selanjutnya kita bisa memindah data tersebut ke hardisk.
Fitur selengkapnya :
- Recovery informasi dari berbagai keping CD atau DVD
- Recovery file yang lebih besar dari 4 GB
- Mendeteksi kemungkinan space di hardisk yang kurang untuk recovery data.
Program ini kompatibel dengan Windows 98, Windows Me, Windows NT 4.0, Windows 2000, Windows XP, Windows XP SP2, Windows 2003 dan Windows Vista. Dan program installasi hanya berukuran sekitar 672 KB.
|
Ketika kita ingin meng-update driver komputer, terkadang kita harus mencari sendiri di internet. Selain tidak mudah, kadang kita malah diminta menginstall program tertentu untuk mengupdate driver komputer, dan seringnya program itu tidak gratis. Saat ini kita bisa menggunakan program gratis untuk mengupdate driver periferal windows.
Dengan
Device Doctor, kita bisa melakukan scan driver dan akan ditampilkan driver mana saja yang perlu atau tersedia update.
Update driver memang kadang bukan suatu hal yang sangat diperlukan, apalagi jika kondisi komputer (hardware/software) sudah berjalan dengan optimal, tidak ada masalah didalamnya. Tetapi meskipun demikian, untuk sebagian hardware, senantiasa di rekomandasikan dengan driver terbaru.
Sebagian kita mungkin juga tidak tahu jika harus mencari sendiri driver komputer, selain tidak tahu apa komponen di komputer, mencari dengan tipe tertentu yang cocok kadang tidak mudah. Dengan Device Doctor kita tinggal klik scan, maka program ini akan melakukan scan hardware di komputer kita, untuk selanjutnya terkoneksi ke internet untuk mengecek apakah ada driver terbaru.
Pengguna Offline
Meskipun program ini memerlukan koneksi internet, tetapi bagi pengguna yang komputernya tidak terkoneksi ke internet, masih tetap bisa memanfaatkan program ini. Setelah program di install, selanjutnya jalankan Device Doctor. Setelah itu klik saja tombol Begin scan, selanjutnya akan muncul informasi bahwa koneksi internet tidak tersedia, maka akan disediakan fitur untuk menyimpan hasilnya dalam file HTML. Klik yes, untuk menyimpan hasil scan.

Langkah selanjutnya adalah kita membuka file HTML hasil scan tadi di komputer yang terkoneksi ke internet, misalnya di warnet. Sehingga akan tampak tampilan seperti berikut :

Setelah itu, klik saja Retrieve my drivers, sehingga akan ditampilkan informasi drivre apa saja yang perlu diupdate dan besarnya berapa serta link download driver tersebut.

Pengguna Online
Untuk pengguna yang komputernya online ke internet, penggunaan program ini lebih mudah. Tinggal jalankan dan klik Begin scan. Maka setelah selesai scan, akan ditampilkan program apa saja yang tersedia update driver, dan tombol untuk mengupdate driver tersebut.

Program ini gratis dan servernya memiliki daftar database driver (saat artikel ini ditulis) sekitar 13 juta yang senantiasa ditambah setiap minggu. Selain itu program ini juga dapat mengidentifikasi driver yang belum di kenal (unidentified devices) yang tampil di Device Manager. Program ini dapat berjalan di Windows XP, Vista dan Windows 7 (64-bit or 32-bit), dengan minimal space hardisk 10 MB. Selain versi installer, tersedia juga versi Portable.
Download Device Doctor installer ( 4.6 MB)
Download Device Doctor Portable ( 5.10 MB